For Special Rate
Please Contact

0271-2936531
0813 2662 5050
MENGINTIP (RIWAYAT) KAMPUNG DANUKUSUMAN
MENGINTIP (RIWAYAT) KAMPUNG DANUKUSUMAN
15 September 2019

Nama tokoh terhormat atau kondang di masa lampau acapkali dicomot untuk tetenger kampung. Demikian juga Kampung Danukusuman, yg berada sisi selatan Kuthå Sålå. Tokoh Danukusuma berderajat tinggi dan masuk ring istana Kasunanan bermukim di kawasan itu. Walhasil, segenap warga menyebut daerah ini dng nama Danukusuman.

Tak banyak yg tahu, jebul sebelum nama Danukusuman dan tokoh Danukusuma terkerek, kampung ini bernama Danupayan. Dihuni oleh Pangeran Danupaya, buah hati kinasih Paku Buwana IV (1788-1820). Di kampung kidul Grobakan ini, bangsawan tsb beranak-pinak. Ia memiliki dua putra: (1) Kanjeng Pangeran Danupaya II yg nglembara ke Manado (2) Raden Mas Mendhung.
.
Semasa PB VIII duduk di dhampar kencånå, RM Mendhung bersama beberapa sentana dalem diwisuda sbg pangeran baru. Dia ditemploki nama baru Kanjeng Pangeran Arya Danukusuma. Peristiwa ini terjadi pada Senin, 8 Bulan Rabingulakir Tahun Alip 1787 (Jawa) atau 1859 Masehi.
.
Tatkala pecah De Java Orloog alias Perang Jawa (1825-1830), Kampung Danupayan yg kelak bersalin nama Danukusuman itu dirusak pasukan Diponegoro. Pasalnya, benteng pertahanan istana Kasunanan di Delanggu ditinggalkan panglima Tandha Nagara. Buahnya, barisan musuh masuk dan sukses ngawut-awut Kota Surakarta bagian barat dan selatan.
.
Fakta tsb tersekam dlm serat berbahasa Jawa. Agar generasi milenial melek sejarah kampung serta kåncå-kåncå memahami teks sezaman itu, kami bikin terjemahan bebasnya: "....semua pengikut lari tunggang langgang, ditinggalkan panglimanya. Karena Delanggu berhasil dijebol, maka gerombolan penyerang merangsek ke bibir kota. Mereka merusak serta membakar. Kampung Nglebak, Tanjunganom, hingga Telukan dan Danupayan ke barat kacau balau. Kerusuhan meluas hingga ke timur, bahkan Kampung Semanggi tak luput dari gempuran musuh. Demikianlah awal mula gerombolan penyerang leluasa masuk kota. Semua berpangkal dari Tondhanagara yg ketakutan dan lari meletakan senjata." Begitulah episode sejarah di Kampung Danukusuman yg tenggelam.
.
Dan, hari ini kami gali dan unggah kembali. Kåncå-kåncå minta didongengi sejarah kampung mana lagi?
.
from @solosocieteit